Halaman

selamat datang

SELAMAT DATANG

Kamis, 06 Desember 2018

Mengenal tools dan area kerja Photoshop







Banyak hal yang bisa kita lakukan software yang satu ini, dengan berbekal kemampuan photoshop yang kita miliki dan dipadukan dengan daya kreatifitas dan imajinasi yang tinggi mampu menghasilkan suatu karya yang menakjubkan.



Saya biasa menggunakan Photoshop ini untuk mengedit mempercantik photo, membuat poster, buat logo, membuat sampul buku dan apalagi ya yang pernah saya buat... ( lupa ). Yang pasti dengan menguasai software ini kita bisa melakukan banyk hal dalam Desain grafis. Ini adalah salah satu software desain grafis terbaik  menurut saya.

Nah.. Sesuai dengan judul artikel saya kali ini Tutorial PS - Mengenal tools dan area kerja Photoshop, tentunya ini ditujukan bagi para pemula yang baru mau mencoba menggunakan Photoshop untuk berkreasi.


Contoh hasil kreasi menggunakan photosop


Disini saya akan menjelaskan bagian-bagian apa saya yang ada pada tampilan halaman kerja dari Photoshop tahap demi taham agar mudah dipahami. Oke langsung saja pertama-tama buka software nya maka akan tampak halaman photoshop seperti gambar di bawah.


Untuk semua versi Photoshop saya rasa tampilan dan toolsnya sama saja, cuma biasanya akan terdapat tambahan tools baru dan perubahan perintah di versi photoshop terbaru.





Menu bar
Menu bar ini berisi kumpulan menu yang sangat membantu kita dalam bekerja/menggambar di photoshop, dan juga menu tersebut sudah terorganisir sesuai dengan apa yang saat itu sedang kita gunakan. Misalnya Menu Layer, berisi menu-menu yang ada hubungannya dengan layer.  

Option bar
Disini berisi informasi mengenai tool yang saat itu sedang terpakai/sementara digunakan.

Palette
Membantu memonitor dan mengedit gambar/image.

Toolbox
Sebelum belajar lebih jauh, kita terlebih dahulu harus memahami tool-tool yang ada di Photoshop dan fungsinya masing-masing. Didalam Toolbox ini terdapat banyak alat-alat yang sudah disiapkan untuk kita mengedit atau memanipulasi gambar, untuk penjelasaanya sebagai berikut :

  1. Move tool (V), digunakan untuk memindahkan atau menggeser selection, layer, image, text dan lain-lain. untuk shorcutnya bisa memilih huruf V pada keyboard
  2. Magic wand tool (W), digunakan untuk membuat seleksi area dengan cepat berdasarkan kesamaan warna. cara menggunakannya aktifkan tool tersebut lalu buat pengaturan pada menu diatas seperti (Tolerance) Antialis,Contgous, simple all layer. Semakin besar nilai pada tolerance maka akan membuat seleksi sesuai kesamaan warna yg berdekatan
                                                                

  3. Slice tool (K), ini digunakan untuk membuat irisan pada image secara otomatis menjadi beberapa bagian. Cara melakukannya aktifkan Slice tool lalu buat irisan berbentuk kotak pada gambar yang ingin dipotong. Buat lagi irisan berikutnyadengan cara yang sama pada daerah  lain, usahakan selanjutnya itu tepat pada garis yg sebelumnya karena jika kurang atau melewati dari garis pemotongan yg sebelumnya maka otomatis akan membuat irisan baru. Lihat pada gambar dibawah.
                                            
    Selanjutnya untuk Slice select tool   digunakan untuk memilih salah satu bagian irisan yang sudah dibuat menggunakan Slice tool. Cara melakukannya tekan tombol shift dan klik pada salah satu irisan untuk memilih bagian yang dimaksud itu.
  4. Brush tool (B), ini di gunakan untuk mewarnai, membuat goresan dan lain-lain. terdapat banyak Brush yang dapat kita pilih yang ukuran dab warnanya bisa di sesuaikan seperti yang kita mau, diantaranya ada yang berbentuk daun, bunga, percikan noda dan lain-lain.
    Selanjutnya Pencil tool, ini dapat kita gunakan untuk membuat goresan bebas menyerupai goresan pensil, dan untuk pengaturannya bisa kita sesuaikan seperti yang kita mau.
  5. History brush tool (Y), Tool ini digunakan untuk mengembalikan objek pada posisi history tertentu. Ini akan sangat berguna ketika kita mewarnai objek menggunakan brush kemudian ingain menghapusnya. Kalau menghapus menggunakan Eraser tool maka objek yang lain yang ada dibawahnya akan ikut terhapus. kemudian Art history brush tool, ini digunakan untuk mewarnai objek berdasarkan history tertentu. Cara pakainya cukup aktifkan brush tersebut lalu tentukan ukurannya, dan atur opacity, style, type dan lain-lain lalu goreskan pada gambar secara perlahan.
  6. Gradient Tool, bisa digunakan untuk mewarnai objek dengan warna gradasi seperti linear, angle, reflected dan lain-lain. cara menggunakannya,aktifkan tool tersebut kemudian tentukan tipe gradasi yang kita mau gunakan, warna gradasi, atur opacity dan lain-lain.                                                                                                                                                                   
                                                                                                                                                                    
    Paint bucket tool, di gunakan untuk memberi warna objek dengan warna foreground yang telah dipilih. caranya, aktifkan toolnya lalu pilih warna yang di inginkan kemudian klik pada daerah yang ingin di beri warna. Bisa juga dengan menekan Alt+Backspace secara bersamaan untuk memberi warna.

  7. Dodge tool, digunakan untuk memberi warna terang pada daerah tertentu. Aktifkan toolnya, atur ukuran dan tipe brush yang ingin digunakan, jgn lupa atur Strenght ( semakin besar nilainya maka akan semakin terang hasilnya ).
  8. Type tool, digunakan untuk membuat text pada image. Type mask tool digunakan untuk membuat seleksi berbentuk huruf.
  9. Rectangle tool, disini terdapat beberapa opsi yang bisa kita gunakan untuk membuat shape bentuk tertentu dari daftar yang ada.
  10. Eyedropper tool, ini digunakan untuk mengambil sample warna pada sebuah image. Cara melakukannya cukup aktifkan tool nya lalu klik pada daerah yang akan kita ambil sample warnanya.
  11. Zoom tool, untuk mengatur tampilan/memperbesar dan memperkecil image.
  12. Rectangular marquee tool, digunakan untuk membuat seleksi persegi atau kotak. Disini jg kita bisa membuat seleksi bentuk lingkaran dan lain-lain dengan memilih opsi lainnya yang sudah disediakan.
  13. Crop tool, kita gunakan untuk membuang daerah image kanvas yang tidak dibutuhkan.
  14. Lasso tool, digunakan untuk membuat seleksi secara bebas / freehand.
  15. Healing brush tool, di pakai untuk memperbaiki bagian image yg kotor, cacat, atau tergores dengan warna lain dengan cara menduplkasi warna atau pola pada bagian lain.    
  16. Clone stamp tool, digunakan untuk menggambar dari sample sebuah image. cara melakukannya, aktifkan Clone stamp tool dan atur ukuran brush, pilih tipe yg lembut/soft. Selanjutnya klik pada daerah yang akan dijadikan sample sambil menekan tombol Alt. lalu klik pada daerah lain yang akan dijadikan target. Teknik ini biasa dipakai untuk memanipulasi gambar
  17. Eraser tool, bisa kita gunakan untuk menghapus objek yang ingin dihapus, silahkan rubah opacity untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Semakin kecil nilai opacity/kepekaan maka akan semakin lembut tepian objek yang akan dihapus. Background eraser tool, bisa digunakan untuk menghapus latar belakang dari gambar menjadi transparant. Magic eraser tool, bisa kita gunakan untuk menghapus warna yang solid dengan cara mengklik sekali pada bagian tertentu. Cara melakukannya, aktifkan tool nya dan atur nilai tolerance (semakin besar nilainya, maka warna yang berdekatan akan ikut terhapus). Anti-alias, jika ini di centang maka warna yang terhapus semakin lembut. Contigous, jika ini diaktifkan maka akan menghapus bagian lain, Sample all layer, jika ini diaktifkan maka semua layer yang ada dibawahnya akan ikut terhapus.
  18. Blur tool, bisa kita pakai untuk memperhalus bagian tepi dari image, juga bisa digunakan untuk memperhalus bagian lain, seperti pada bagian wajah dari photo. Sharpen tool, digunakan untuk mempertajam bagian tepi dari gambar, Smudge tool, ini untuk membuat efek sentuhan jari pada cat basah. Caranya, aktifkan toolnya lalu tentukan ukuran,tipe brush dan lain lain, lalu goreskan pada bagian dari image yang kita inginkan.                                                                                                   
  19. Pen tool, bisa kita gunakan untuk membuat path yang bisa kita pakai untuk seleksi gambar.
  20. Path selection tool, untuk memilih dan mengedit path yang diinginkan.
  21. Notes tool, bisa kita gunakan untuk membuat catatan dan suara pada image. Untuk membuat catatan,aktifkan toolnya lalu klik dan drag/seret untuk membuat tempat catatan/note kemudian mulailah mengetik didalamnya. Jangan kuatir karena notes tersebut tidak akan ikut tercetak saat gambar dicetak nantinya. Untuk membuat notes suara, aktifkan audio Notes tool.
  22. Hand tool. untuk memindahkan sebuah gambar bersama-sama dengan windows. Aktifkan toolnya dan letakkan pada sebuah image. Geser pada windows untuk melihat area yang tak nampak.
Demikian penyajian saya mengenai tools dan area kerja yang terdapat di Photoshop. Semoga artikel ini bermanfaat buat teman-teman pembaca, terutama bagi yang baru ingin belajar menggambar digital menggunakan Photoshop.
saya juga mohon maaf karena pasti terdapat banyak kekurangan dalam penyajian ini. Silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah jika Ada yang kurang dipahami.
Terimakasih.



Baca Selengkapnya >>>

Kamis, 19 April 2018

BELAJAR MENGGAMBAR KARAKTER ANIME


Kali ini kita akan belajar menggambar menggambar dari dasar banget, yah begitulah kira2 dan kalian mungkin bakalan bilang susah (wajar). gak usah pake basa-basi lagi, langsung aja ya~.

1. ketika menggambar karakter apapun menggambar sketsa terlebih dahulu adalah hal yang penting karena itu dasar agar gambar kita terlihat realistis. pertama belajar ngegambar kepalanya dulu dah. Untuk yang blom bisa menggambar lingkaran yang "Utuh" saya sarankan agar menggunakan jangka.
Ayo kita gambar kepala mulai dari sketsa!

Gambar Kepala dari depan.

Kalo udah sukses dari depan, dari samping lagi.

Sudah bisa 2 sisi tersebut? Lanjut ke Bentuk wajah. Tiap orang wajahnya beda-beda lho.

Sekarang ngegambar kepala yang muter-muter. 

Referensi Buat muter-muter

Bosen Mukanya senyum mulu?
nih referensi buat ekspresinya


Buat referensi rambut dan kepala





































Berikut ini beberapa contoh ekspresi wajah. kembangkan kreasi sobat untuk mendapat gambar ekspresi yang lebih baik .


Belajar Mengambar Anime wajah


Tutorial ini kutipan dari Blog lain. Sekedar membantu buat sobat untuk lebih mengasah skill dan kreasi dalam menggambar.


Baca Selengkapnya >>>

Selasa, 12 September 2017

Tutorial Manga Studio - Membuat Line Art pada Manga Studio

Secara sederhana Line Art saya artikan sebagai kumpulan garis-garis hitam yang sengaja dibuat baik itu melengkung, ataupun garis lurus untuk membuat kesatuan gambar atau objek. Berikut ini saya akan berbagi sedikit pengetahuan mengenai cara membuat Line Art pada Manga Studio EX5.


mungkin ada yang bertanya " yang diatas itu gambar apaan yaa..? " 
Gambar diatas itu adalah sample yang akan saya gunakan untuk membuat Line Art pada Tutorial Manga Studio - Membuat Line Art pada Manga Studio kali ini. Saya pilih gambar itu karena terlihat simple dan lucu aja liatnya. :) Alasan lainnya karena gambar itu  selalu mengingatkanku pada kamu.
 loh... kenapa menoleh kesamping dan kebelakang ? yaa.. kamu... kwkwkwkw.

 Siapkan satu buah gambar sobat sebagai model untuk Line Art, bisa berupa gambar karakter, benda, atau pemandanagan. Sekedar saran, untuk latihan gunakan gambar yang simpel agar tidak ribet.
Setelah siapkan gambar, selanjutnya buka Manga Studio dan masukkan gambarnya dengan cara klik menu Open, atau cara cepatnya bisa langsung melakukan drag & drop file gambar ke dalam Manga Studio.


  1. Perhatikan pada kolom layer pada gambar dibawah, ganti dulu nama gambar yang sudah kita masukkan. Disini saya memberi nama dengan "GAMBAR ASLI"
  2. Ganti Expression color menjadi Gray mode atau abu-abu, ini gunanya agar kita tidak bingung membedakan warna Gambar asli sama warna Line Art yang kita buat saat proses nanti. Bisa juga dengan cara menekan Cntrl + B yang akan membuat keseluruhan gambar menjadi warna biru. Fungsinya sama aja yaitu agar kita tidak bingung membedakan garis pada saat proses pembuatan Line Art. Disini saya menggunakan Cntrl + B saja.
  3. Pada kolom Opacity yang masih terlihat 100% bisa diturunkan dengan cara menggesernya ke kiri jika gambar anda masih terlalu terang.




Selanjutnya perhatikan Gambar A dibawah. 
  1. Buat layer baru dengan cara klik icon New raster layer yang ada dibagian bawah maka akan terbuka layer baru diatas layer "GAMBAR ASLI".
  2. Ganti nama layer baru, disini saya menggunakan nama "LINE ART".

setelah itu kita beralih pada kumpulan tool-tool yang terdapat di sebelah kiri seperti yang nampak pada Gambar B.
  1. Klik icon Figure atau klik huruf U pada keyboard maka akan terbuka kumpulan pengaturan lanjutan seperti yang nampak pada kolom yang warna kuning dibawah.
  2. Pastikan disini terpilih Direct draw
  3. perhatikan kolom biru dibawah, disini berisi pilihan-pilihan lanjutan setelah kita memilih Direct draw tadi. Silahkan klik satu-persatu pilihan tersebut jika ingin mengetahui fungsinya. Tapi kali ini kita akan menggunakan Continuous curve.


Jika sudah sampai tahap ini kita Pause sejenak. Saya akan beri tips karena tiba-tiba saya teringat sesuatu yang masih erat kaitannya dengan Line Art yang kita bahas kali ini.
Saya pernah berkunjung ke beberapa blog yang membahas mengenai tutorial Manga Studio seperti ini dan pada kolom komentarnya saya temukan ada yang bertanya kira-kira seperti ini " kak, bagaimana cara membuat garis yang kita buat itu agar ujungnya mengecil, atau menjadi lancip dan tajam ?".
sayangnya pertaanyaan itu tidak ada yang jawab.




BAGAIMANA CARA MEMBUAT UJUNG-UJUNG GARIS MENGECIL, MENJADI LANCIP ATAU TAJAM ?


Sebenarnya saya kepikiran untuk membuat artikel tersendiri tentang itu karena takutnya kalau postingan ini terlalu panjang, teman-teman pembaca jadi cepat bosan dan malas bacanya :) Tapi untuk menambah pengetahuan saya rasa tidak ada ruginya kan? loh... kenapa menoleh kesamping dan kebelakang ? yaa.. kamu.. kwkwkw :)  :)
Baiklah saya akan coba menjawab pertanyaan itu, mungkin saja dia yang pertanyaannya diabaikan tadi  akan mendapat jawaban disini, juga semoga berguna untuk teman-teman lain yang belum tau.

Memang untuk standart nya, garis-garis yang kita buat akan nampak seperti gambar pertama diatas. Untuk membuat ujungnya lancip seperti gambar kedua diatas, kita harus melakukan beberapa pengaturan dan itu sangat mudah dilakukan. Ikuti cara di bawah ini dengan mengikuti panduan gambar yang ada dibawahnya :


Perhatikan garis berbentuk kotak berwarna pink pada gambar dibawah ini
  1. Klik icon Figure atau klik huruf U ( lihat gambar dibawah yang bernomor 1)
  2. Pastikan disini terpilih Direct draw ( lihat gambar yang bernomor 2)
  3. Disini berisi pilihan-pilihan lanjutan setelah kita memilih Direct draw tadi. Silahkan klik satu-persatu pilihan tersebut jika ingin mengetahui fungsinya. Tapi kali ini kita akan menggunakan Continuous curve. 
  4. Disini memperlihatkan dengan jelas pilihan yang sudah kita pilih diatas, yaitu Continuous curve. Lihat disitu ujung-ujungnya masih terlihat tumpul karena kita belum melakukan pengaturan atau perubahan terhadap opsi yang sudah kita pilih itu. Perhatikan dibawahnya, ada tulisan Brush Size. Gunakan itu untuk memperbesar atau memperkecil ukuran yang sudah kita pilih.
  5. Nah ini dia... jawaban dari inti pokok dari permasalahan ini. Klik icon kunci seperti yang ada pada gambar dibawah yang saya beri nomor 5 maka akan terbuka jendela Sub tool Detail. Disinilah berisi pengaturan untuk merubah ujung-ujung brush yang tumpul menjadi lancip.


Setelah mengikuti cara diatas, maka jendela Sub tool Detail akan terbuka, Tampilannya seperti gambar dibawah.
Lingkaran besar yang saya beri warna merah bagian atas merupakan tampilan dari opsi yang kita pilih sebelumnya yaitu Continuous curve. Karena kita belum melakukan perubahan maka sudut-sudutnya masih tumpul.
untuk membuat ujungnya menjadi lancip, pilih Starting and ending (yang saya lingkari pada bagian bawah) setelah itu dilanjutkan dengan klik kolom None.




Setelah klik kolom None seperti langkah diatas, maka akan terbuka kolom untuk setting efek dari Starting and ending tadi ( perhatikan lingkaran merah dibawah).
Silahkan pilih yang mau dicentang, tapi disini saya cuma memilih paling atas yaitu Brush size ( perhatikan gambar lingkaran merah dibawah ).
Setelah melakukan pengaturan pada lingkaran merah dibawah, berikutnya perhatikan kotak yang saya beri warna biru.

  • Starting, klik disini untuk melakukan pengaturan pada awal garis yang kita buat apakah mau dibuat tumpul atau lancip, silahkan menggesernya ke kiri-kanan sampai mendapat hasil yang diinginkan.
  • Ending, klik disini untuk melakukan pengaturan pada akhir garis yang kita buat apakah mau dibuat tumpul atau lancip, silahkan menggesernya ke kiri-kanan sampai mendapat hasil yang diinginkan.
Setelah semua langkah diatas dilewati, maka settingan garis yang kita buat telah berhasil dan ujung-ujungnya menjadi lancip. Perhatikan perubahan pada semua lingkaran yang saya beri warna kuning dibawah.



terjawab sudah tentang BAGAIMANA CARA MEMBUAT UJUNG-UJUNG GARIS MENGECIL, MENJADI LANCIP ATAU TAJAM ?

Untuk video tutorial membuat line art pada manga studio EX5 bisa klik tulisan di bawah kalimat ini. Jangan lupa klik SUBSCRIBE dan like video nya ya :) Video tutorial


Oke kita kembali pada pembahasan kita mengenai Line art diatas yang terPause tadi. Cari tulisan diatas seperti yang nampak pada ScreenShoot dibawah ini:


sudah ketemu? ok lanjut........



Keterangan gambar :
  1. Pilih Figure Tool seperti nomor 1 pada gambar diatas
  2. Lalu pilih Direc Draw 
  3. Pilih Continuous curve 
  4. Tentukan Brush size yang akan dipakai untuk buat line art. Disini saya menggunakan ukuran 4.0
  5. Anti aliasing saya pilih tipe Weak seperti no 5 diatas
  6. Pastikan yang terpilih adalah layer LINE ART (perhatikan nomor 6 diatas)
  7. Disini bisa digunakan untuk memperbesar dan memperkecil gambar, bisa juga dengan melakukan scrool pada mouse.
  8. Untuk menggeser gambar kearah atas dan kebawah, bisa juga dilakukan dengan cara menekan spasi + klik kiri mouse, tahan lalu geser mouse kearah yang kita mau
  9. Untuk menggeser gambar kearah kiri dan kanan, bisa juga dilakukan dengan cara menekan spasi + klik kiri mouse, tahan lalu geser mouse kearah yang kita mau.
catatan: untuk membatalkan beberapa perintah yang sudah terlanjur di buat, kita bisa menekan undo atau tekan cntrl+Z pada keyboard.


sip persiapan sudah komplit ayo kita mulai membuat line art nya.
  • Mulailah menentukan titik start pada gambar dimana anda mau memulai membuat Line art. Klik kiri mouse 1x pada tempat awal seperti gambar dibawah saya mulai dari hiasan di kepala karakter
  • Gerakkan mouse menuju ke garis berikutnya tapi jangan terlalu jauh jaraknya. Klik kiri mouse utk menentukan titik ke 2. lalukan seterusnya dengan cara mengikuti garis pinggir dari gambar .
catatan: Klik kanan mouse untuk melakukan pembatalan beberapa perintah yang salah yang sudah dilakukan di proses ini.





 Lakukan seterusnya hingga seluruh garis pinggir gambar telah berwarna hitam maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.
kemudian Klik 1x icon mata pada Layer "GAMBAR ASLI" untuk menyembunyikannya agar yang nampak hanya Layer "LINE ART saja ("Perhatikan lingkaran merah dibawah)



Setelah melakukan hal diatas, maka yang nampak hanya Layer "LINE ART" seperti gambar dibawah ini.

Selanjutnya pastikan terilih Layer "LINE ART seperti yang ditandai dengan nomor 1 diatas
lalu klik tool Operation yang ditandai dengan nomor 2 diatas
kemudian klik kanan pada area gambar lalu pilih copy seperti yang ditandai dengan nomor 3 diatas
selanjutnya klik icon nomor 4 diatas untuk membuat lembar kerja baru
Terakhir pastekan pada lembar baru yang kita buka tadi, maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini.


Nah Line art sobat sekarang sudah jadi, selanjutnya  mau di save atau mau di beri warna terserah anda.  Akhirnya sampailah kita di penghujung Artikel Tutorial Manga Studio - Membuat Line Art pada Manga Studio. Jangan lupa mampir ke artikel saya yang lainnya. Maaf jika terdapat banayak kekurangan dalam penyajian ini. Mohon tinggalkan komentar untuk kritik dan saran atau pertanyaan.
Terimakasih.


Selamat Berkarya

Baca Selengkapnya >>>

Minggu, 10 September 2017

Tutorial Manga Studio - Membuat New Page


Hai...
kali ini saya coba share tentang cara membuat New Page atau halaman baru pada Manga Studio. Disini saya menggunakan Manga Studio EX5. Pasti akan ada yang mengatakan "membuat halaman baru kan sangat mudah tinggal klik menu File kemudian pilih New maka jadilah halaman baru, lalu untuk apa posting artikel tentang membuat New Page di Manga Studio?
Memang benar, membuat New Page sangatlah mudah namun jangan lupa disitu ada  banyak pengaturan yang akan kita temui seperti mengenai pilihan ukuran kanvas yang akan kita gunakan, memilih jenis kertas, cara memberi nama pada lembar baru, template seperti apa yang akan kita pakai, pengaturan kertas untuk membuat versi manga, dan lain-lain. Saya yakin belum semua orang tau akan hal ini, dan saya juga yakin banyak yang cuma asal pakai saja dan tidak mau pusing tentang ukuran kertas dan jenis apa yang dia gunakan yang penting bagi dy asal bisa membuat halaman baru dan mulai menggambar itu sudah cukup.
 Tapi ingat, untuk bisa menjual hasil karya-karya kita seperti komik misalnya, akan ada aturan yang harus kita ikuti seperti ukuran kertas yang sudah ditetapkan untuk jenis komik, jadi menurut saya penting untuk memperhatikan cara membuat New Page.
Alasan lain kenapa saya posting artikel Tutorial Manga Studio - Membuat New Page yaitu karena berbagi itu indah.  :)




Jalankan Manga Studio lalu buat halaman baru dengan cara seperti diatas tadi, klik menu File disudut kiri atas kemudian pilih New, atau bisa juga dengan cara klik icon bergambar kertas yang salah satu sudutnya terlipat, atau dengan cara cepat tekan cntrl+N pada keyboard.
Akan terbuka jendela jendela New, nah disini kita mengatur jenis kertas atau lembar kerja seperti apa yang akan kita gunakan.


Untuk defaultnya sudah disediakan 3 jenis pilihan lembar kerja yaitu :

  • ilustration, klik pilihan ini jika ingin menggunakannya lalu klik OK maka kita akan di bawa kehalaman kertas kosong yang artinya kita sudah membuat lembar baru. Namun sebelum klik OK tadi, kita bisa melakukan beberapa pengaturan atau perubahan-perubahan dari versi default ke versi kita sendiri. kita bisa membuat nama lembar kerja dengan cara mengisi file name yang ada disitu, atau juga kita bisa merubah tinggi dan lebar kertas sesuai keiinginan kita, juga terdapat pilihan untuk merubah resolusi gambar, jenis kertas dan lain-lain. setelah melakukan perubahan lalu klik OK.
  • comic, klik pilihan ini untuk menggunakannya dan sama seperti diatas langsung klik OK untuk menggunakan versi aslinya. Lakukan perubahan-perubahan jika ingin mengeditnya seperti yang kita mau.
  • show all setting, jika kurang puas dengan kedua pilihan diatas, kita masih punya pilihan lain yaitu show all setting. klik pilihan ini untuk membuat lembar kerja kita lalu lakukan pengeditan nama lembar kerja, jenis kertas, jenis ukuran dan lain-lain.


Terkadang kita ingin menggunakan lembar kerja dengan ukuran yang sama seperti kertas yang pernah kita gunakan tapi malas untuk melakukan settingan ulang pada ukuran-ukuran kertas,jenis kertas, dan lain-lain maka berikut ini cara menyimpan jenis lembar kerja yang sudah kita buat untuk dapat di gunakan di di kemudian hari.

Klik File, lalu pilih New, setelah terbuka jendela New, silahkan pilih tempat untuk menyimpan New Page yang akan kita buat apakah mau disimpan di ilustration, comic, atau di show all setting. disini saya menyimpannya di show all setting. Atur dan sesuaikan ukuran serta jenis kertas yang akan disimpan, setelah itu klik icon save maka akan terbuka jendela baru yaitu Register to preset. centang kolom yang ada disitu untuk dapat menggunakannya, pada kolom Preset name jangan lupa beri nama kertas  yang akan disimpan. Disini saya simpan dengan nama "LEMBAR KOMIK SAYA" setelah itu klik OK.
 Untuk mengecek apakah jenis kertas buatan kita sudah masuk atau belum klik File, New kemudian pilih show all setting lalu klik kolom box Preset maka akan kita temukan jenis kertas yang kita buat tadi seperti gambar terakhir dari gambar dibawah ini ( tulisan "LEMBAR KOMIK SAYA" yang dilingkari dengan warna merah).
Untuk menggunakan lembar yang sudah kita buat tinggal pilih misalnya  "LEMBAR KOMIK SAYA" lalu klik OK.



Terdapat banyak pengaturan di opsi New Page ini, dan karena aplikasi ini di utamakan untuk menggambar manga, anime, komik, maka dalam pengaturan New Page ini juga disediakan menu template. Kita bisa membuat template di awal ini jika ingin membuat lembar kerja jenis komik dengan cara centang kolom template lalu pilih model template atau jumlah kolom lalu klik OK. Kita juga bisa membuat templatenya belakangan saja setelah gambar jadi.






Sebagai contoh, berikut ini info template yang saya kutip dari salah satu situs komik lokal indonesia, re:ON Comic. Bagi yang ingin memasarkan hasil karya komiknya disana, re:ON Comic sudah menyiapkan template standart yang bisa di download. kita harus menyesuaikan gambar dengan template karena jika tidak maka akan ada bagian dari gambar komik kita yang akan terpotong. 

  • Safe area, daerah aman untuk menggambar dan menempatkan text agar tidk terpotong saat dicetak
  • Garis potong, disini akan di potong saat komik akan dicetak


 Bagi yang ingin memasarkan hasil karya komiknya disana, re:ON Comic sudah menyiapkan template standart yang bisa di download. kita harus menyesuaikan gambar dengan template karena jika tidak maka akan ada bagian dari gambar komik kita yang akan terpotong. 
perhatikan gambar dibawah ini contoh komik sebelum dan sesudah di cetak.

Komik pada umumnya dijilid/binding pinggir, maka sebagian di area halaman gambar yang ada di tengah akan terhalang dari pandangan. Untuk halaman sebelah kanan/ganjil yang agak tertutup adalah kiri dan Untuk sebelah kiri/genap tentu saja yang sebelah kanan. Area yang dimaksud ditandai dengan warna kuning muda. Oleh karena itu, semua gambar atau teks yang penting, yang harus terlihat pembaca, sebaiknya tidak masuk ke area ini.




hmm... tidak terasa ternyata sudah subuh disini kwkwkw. Mungkin sampai sini saja dulu artikel tentang Tutorial Manga Studio - Membuat New Page. semoga ini bermanfaat dan berkesan buat para pembaca. Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel laiinya.
Mohon selipkan komentar, saran, atau pertanyaan

Terimakasih.

Baca Selengkapnya >>>
Terimakasih Telah Berkunjung, Apakah artikel ini bermanfaat? Silahkan ketik kritik, komentar, saran, dan bertanya pada kolom komentar.